Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

MITRA

Iklan

Iklan

iklan banner

Tag Terpopuler

Wakil Bupati Rizki Kurniawan Nakasri Dan Tokoh Muda Aan Tama Jajaki Potensi Gunung Sago

Selasa, 29 Juni 2021 | Juni 29, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-06-30T01:19:00Z


Limapuluhkota, Integritasmedia.com - Wakil Bupati Limapuluhkota Rizki Kurniawan bersama rombongan melakukan pendakian ke Gunung Sago Minggu (27/6/21).Rombongan yang berjumlah 30 orang tersebut juga diikuti oleh tokoh muda Nagari Situjuh Aan Tama.


Sebelumnya, pernah diungkapkan Wakil Bupati Rizki Kurniawan Nakasri bahwa, potensi pariwisata Kabupaten Limapuluh Kota tidak hanya Lembah Harau, Batang Tabik, Kelok Sembilan dan Padang Mangateh. Namun banyak dan bahkan ratusan jumlahnya potensi wisata yang dapat digali yang ada di daerah ini.

Salah satu potensi wisata alam sangat menjanjikan yang perlu dikembangkan adalah wisata Gunung Sago yang memiliki keindahan alam yang sama indahnya dengan Gunung Rinjani dan Gunung Semeru,” ungkap Wabup Rizki Kurniawan Nakasri usai melakukan ekspedisi Gunung Sago bersama rombongan beberapa OPD, Pokdarwis beserta jajaran Pemerintah Nagari dan komunitas SAP, Minggu (27/6/2021).

Diakui Wabup Rizki Kurniawan Nakasri, menjajal puncak Gunung Sago yang juga populer dengan sebutan ‘Negeri di Atas Awan’ itu, benar-benar menawarkan sebuah sensasi dan keindahan alam nan mempesona.


Dari puncak Gunung Sago, ulas Wabup Rizki Kurniawan Nakasri, kita akan dapat melihat keindahan Danau Singkarak dan seluruh gunung di Sumbar termasuk gunung Kerinci terlihat sangat jelas.


Ada tiga puncak yang memiliki pesona yang berbeda yakni, Puncak Robuang, Puncak Top dan Puncak Batu. Disamping keindagan tiga puncak itu, wisatawan yang menjajal Gunung Sago akan dapat menikmati hutan lumut lebat dengan vetegasi tumbuhan flora dan fauna beragam. Mari rekan-rekan pencinta alam seluruh Indonesia dan luar negeri, jadikan Gunung Sago destinasi tujuan pendakian selanjutnya” ajak Wabup Rizki Kurniawan Nakasri mempromusikan keindahan Gunung Sago.

Diungkapkan Wabup Rizki Kurniawan Nakasri langkah awal pendakian Gunung Sago akan dimulai dari objek wisata Panorama Kayu Kolek yang berlokasi di Nagari Sikabu-kabu Tanjung harp Padang Panjang (Sitapa) Kecamatan Luak, Kabupaten Limapuluh Kota

“Pendakian ini bertujuan untuk melihat dan sekaligus menggali potensi terkait pengembangan wisata alam Gunung Sago. Setelah dilakukan pendakian, ternyata

Diakui Wabup Rizki Kurniawan Nakasri, untuk percepatan pembangungan bidang pariwisata, Pemkab Limapuluh Kota akan memberikan rekomendasikan kepada Pokdarwis dan Pemerintah Nagari Sikabu-kabu Tanjung Haro Padang Panjang untuk pembangunan perencanaan rute yang bakal dilalui. Kemudian sepanjang jalur pendakian cermati dan jajaki ada beberapa titik rawan dan ekstrim yang harus dibuat pengamanannya.

“Untuk pembangunan ini, kita akan berusaha carikan solusinya pada tahun anggaran 2022 ini,” janji Wabup Rizki Kurniawan Nakasri.

“Untuk pengembangan wisata pendakian Gunung Sago, juga  akan dicari sumber air di lokasi camp. Untuk rute turun dari puncak bisa melewati objek wisata yang sedang viral Kubua Jawi,sedangkan untuk objek wisata Kayu Kolek wisatawan bisa menikmati spot sarasah dan air terjun,” ulas Wabup Rizki Kurniawan Nakasri.

Intinya, untuk percepatan pembangunan sektor pariwisata yang termasuk empat program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo-Rizki Kurniawan Nakasri, Pemkab akan mendorong di masing-masing nagari menggali potensi wisatanya.

“Terhadap potensi wisata yang ada di nagari-nagari tersebut, kita akan berikan support termasuk anggaran perbaiki jalan menuju objek-objek wisata. Kalau nagari makmur, tentu saja perekonomian daerah tumbuh. Ini yang kita lakukan masa pemerintahan Safari, bagaimana Limapuluh Kota bisa menjadi destinasi pariwisata berkelas internasional,” terang Wabup Rizki Kurniawan Nakasri yang sangat konsen dengan program percepatan pembangunan industri pariwisata Kabupaten Limapuluh Kota.


Diakui Wabup Rizki Kurniawan Nakasri, membangun pariwisata adalah sebuah kebutuhan daerah. Untuk membangun sektor pariwisata tersebut tidak boleh ada egosektoral dari beberapa OPD yang menganggap membangun pariwisata bukan menjadi tugasnya.

“Sebaliknya, seluruh OPD harus memahami bahwa, membangun pariwisata ini merupakan tugas bersama, dimana tahap awal yang perlu dilakukan adalah membangun penyamaan persepsi bahwa pariwisata adalah kebutuhan daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Wabup Rizki Kurniawan Nakasri. ( Antoncino)

iklan banner

Liputan Khusus

Bedah Kasus

iklan banner

Pendidikan

Hukum dan Kriminal

iklan banner
×
Berita Terbaru Update