Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

MITRA

Iklan

Iklan

iklan banner

Tag Terpopuler

Sudah Saatnya Tanah Datar Punya Pabrik Saus Tomat

Rabu, 08 September 2021 | September 08, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-09-08T10:57:23Z
Bupati Tanah Datar, Eka Putra

"Saaat panen raya tomat, dengan keterbatasan pemasaran hasil produksi, tentulah merugikan petani. Melihat kondisi tersebut, pemerintah daerah berniat mencarikan solusi yakni bisa berdiri pabrik saus tomat di Tanah Datar.


Padang, integritasmedia.com -KABUPATEN Tanah Datar punya luas lahan pertanian 63.630 Ha sekaligus daerah penghasil komoditas pertanian yang menjadi penopang perekonomian masyarakat . Hal tersebut disampaikan Bupati Tanah Datar Eka Putra, saat berkoordinasi ke Otoritas Jasa Keungan (OJK) Sumbar di Padang, Selasa (7/921). 

“Salah satu hasil pertanian yang paling banyak adalah tomat. Tahun 2020 produksinya 17.737 ton dan sampai Juli 2021 sebanyak 14.748 ton dan tersebar di 8 Kecamatan yaitu Kecamatan X Koto, Batipuh, Lintau Buo, Lintau Buo Utara, Sungayang, Sungai Tarab, Salimpaung, dan Tanjung Baru,” terang Bupati.

Ditambahkannya, kendala bagi petani tomat adalah keterbatasan modal petani dalam pengadaan sarana produksi mulai dari pasca tanam sampai produksi (panen), harga tomat yang selalu berfluktuasi (sangat rendah) saat panen raya tomat dan keterbatasan pemasaran hasil produksi.

Berdasarkan hal tersebut pemerintah daerah berniat mencarikan solusi yakni bisa berdiri pabrik saus tomat di Tanah Datar.

“Saat ini sedang dicari investor yang bisa membangun pabrik tersebut termasuk peluang kerjasama dengan perbankan untuk bantuan modal petani. Kami berharap dukungan dan masukan dari OJK terkait hal tersebut,” ungkap bupati.

Menanggapi hal tersebut Kepala OJK Sumbar Yusri, sampaikan apresiasi kepada pemerintah Tanah Datar khususnya bupati yang tinggi kepedulian untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani.

“OJK akan mendukung program strategis Tanah Datar untuk membantu masyarakat khususnya akses permodalan dan asuransi bagi petani,” kata didampingi Kepala Bagian Pengawasan Industri Keuangan Non Bank Pasar Modal dan Edukasi Konsumen Irawati dan Kasubbag Edukasi dan Perlindungan Konsumen Meidia Venny.

Yusri juga mendukung pemkab Tanah Datar untuk membantu petani tomat. “Kami juga dukung bagaimana biaya produksi pertanian bisa turun sehingga pendapatan meningkat dan terkait pembiayaan untuk modal petani ataupun pembangunan pabrik saus tomat akan kita koordinasikan dengan pihak-pihak lainnya,” sampainya.

Kabag Perekonomian dan SDA Masni Yuletri menambahkan program pemerintah daerah juga ada bidang UMKM melalui pemberian bantuan modal sejalan program pemberantasan rentenir di Kabupaten Tanah Datar dengan subsidi bunga.

"Sasaran pemberian kredit yaitu untuk UMKM yang membutuhkan modal di mana marginnya lebih rendah dari margin yang biasanya dibayarkan kepada perbankan, termasuk juga ada untuk petani dan peternak yang sudah dilaksanakan program asuransi sehingga petani dan peternak akan terbantu ketika gagal panen atau ternaknya mati," terang Masni.

Dalam kegiatan tersebut Bupati Eja Putra didampingi Kepala Dinas Pertanian Yulfiardi dan Kabag Perek dan SDA Masni Yuletri. (Hms/ha)

iklan banner

Liputan Khusus

Bedah Kasus

iklan banner

Pendidikan

Hukum dan Kriminal

iklan banner
×
Berita Terbaru Update