Prioritas Utama Pembangunan Kota Solok, Diarahkan untuk Mewujudkan Kota Solok yang Diberkahi

Kota Solok, integritasmefia.com - PRIORITAS utama pembangunan Kota Solok diarahkan untuk mewujudkan Kota Solok yang diberkahi, maju dan sejahtera melalui pengembangan sektor perdagangan dan jasa yang modern, tentunya hal itu tidak terlepas dari kontribusi pemikiran semua pihak. Hal itu diungkapkan Walikota Solok Zul Elfian Umar, Rabu (28/2/24).


Dijelaskan Zul Elfian, Kota yang diberkahi adalah kota yang masyarakatnya mengimplementasikan pengamalan syariat agama sebagai wujud perintah Tuhan bahwa tujuan akhir dari kehidupan beragama harus mampu menjadi rahmat bagi alam semesta.


Pertumbuhan ekonomi Kota Solok pada Tahun 2022 sebesar 4,6 persen meningkat dari Tahun 2021 sebesar yang sebesar 3,56 persen. Dan tahun 2023 diperkirakan mencapai 5 persen. Pertumbuhan ekonomi Kota Solok ini lebih baik dari rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Barat yang sebesar 4,36 persen. 


Pendapatan per kapita Kota Solok tahun 2022 adalah sebesar Rp63,19 juta, jauh lebih baik dari rata-rata pendapatan perkapita Sumatera Barat tahun 2022 yang sebesar Rp50,59 juta.


Selama kurun waktu dua tahun terakhir, persentase penduduk miskin di Kota Solok secara umum menunjukkan tren menurun, dari 3,02 persen pada Tahun 2022 dapat ditekan menjadi 2,91 persen per Oktober tahun 2023. 


Selain itu, Pemerintah Kota Solok telah berhasil menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik dan berani berinovasi, pelayanan publik yang semakin mudah, penurunan tingkat kemiskinan, pelestarian adat dan budaya, pendidikan yang berkualitas, suasana agamais yang menyejukkan, dan potensi wisata yang semakin digenjot.


"Terlebih dengan diperolehnya berbagai penghargaan pada Tahun 2023 oleh Kota Solok yang mencerminkan bahwa Kota Solok memiliki kemampuan untuk mewujudkan cita-cita yang bermuara pada kesejahteraan rakyat," tambahnya. 


Adapun, penghargaan tersebut yakni, penghargaan predikat standar kepatuhan pelayanan publik dari OMBUDSMAN RI perwakilan Sumatera Barat,  kemudian Penghargaan Trophy Adipura Kategori Kota Kecil. Piala Adipura ini adalah penghargaan ke-10 yang diterima Pemerintah Kota Solok. 


Penghargaan cakupan kesehatan semesta atau Universal Health Coverage (UHC) dari Pemerintah Pusat, Penghargaan Kota Layak Anak Predikat Nindya yang artinya Kota Solok telah berkomitmen tinggi dalam memberikan hak dan perlindungan khusus anak, serta memperhatikan infrastruktur dan fasilitas ramah anak. 


Penghargaan Instansi terbaik II dalam pemanfaatan layanan Pusat Data Nasional (PDN) tingkat Pemerintah Kota Tahun 2023, Penghargaan Ketahanan Pangan dengan kategori Pembina Ketahanan Pangan Terbaik Tahun 2023, Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ketujuh kali secara berturut-turut.


Penghargaan Swasti Saba Wiwerda, merupakan wujud keberhasilan dan komitmen Pemerintah Kota Solok dalam memberikan kualitas maksimal di bidang kesehatan, dan Anugerah Innovative Government Award (IGA) untuk keberhasilan pemerintah daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan dengan cara-cara inovatif.


Sementara itu, Wakil Walikota Solok Ramadhani Kirana Putra mengatakan, untuk peningkatan perekonomian daerah yang berorientasi ekonomi kerakyatan berbasis pada potensi unggulan daerah yang berkelanjutan dan didukung oleh ilmu pengetahuan dan teknologi, dilaksanakan melalui peningkatan UMKM dan ekonomi kreatif, peningkatan nilai investasi dan penurunan angka pengangguran.


"Kita juga telah melakukan pengembangan ekonomi Kota Solok melalui optimalisasi Pasar Raya Solok, pengembangan kawasan agro wisata Sawah Solok, Batu Patah Payo dan Pulau Belibis," ujarnya. 


Di bidang infrastuktur, Pemerintah Kota Solok sedang gencarnya mewujudkan terbangunanya sebuah stadion yang representatif, yakni GOR Marah Adin di Kelurahan Laing. 


Disektor kesehatan, Kota Solok juga berhasil mencapai Universal Health Coverage (UHC), dimana 100 persen masyarakat Kota Solok atau 78.271 jiwa penduduk Kota Solok telah terdaftar sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).(tmy)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama