7 Pejabat Eselon II Resmi Dilantik, Wali Kota Bukittinggi Tekankan Profesionalisme dan Meritokrasi

 


Bukitinggi, Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi kembali melakukan pelantikan dan mutasi sejumlah pejabat struktural di lingkungan Pemko Bukittinggi.

Upacara pelantikan dipimpin langsung oleh Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, S.H., di Balai Kota Bukittinggi, Rabu (12/11/2025).

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, serta pejabat yang dilantik.

Sebanyak tujuh pejabat eselon II resmi mengemban jabatan baru. Di antaranya, El Qadri yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) dilantik sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UMKM menggantikan Mihendrik, M.Si.

Sementara itu, Roby Novaldi yang sebelumnya Kepala Bapelitbang kini memimpin Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Nauli Handayani, S.Km., yang sebelumnya menjabat Kepala DP3APPKB, dilantik menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusarsip).

Selain itu, Nenta Octavia, S.STP., MPA, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, kini dipercaya sebagai Kepala Kesbangpol.

Heriman yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pendidikan kini memimpin Dinas Perdagangan dan Industri.

Isra Yonza, S.H., M.H., dilantik sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim).

Sementara itu, Titi Allen yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip kini dipercaya mengemban jabatan baru sebagai Asisten I Setda Kota Bukittinggi.

Dalam sambutannya, Wali Kota Ramlan menegaskan bahwa proses pelantikan dan pengisian jabatan dilakukan berdasarkan prinsip merit system, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.

Ia menekankan bahwa penempatan pejabat tidak ditentukan oleh kedekatan pribadi, tetapi melalui evaluasi objektif dan rekomendasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

"Pelantikan ini bukan sekadar rotasi jabatan, tetapi bagian dari upaya memperkuat struktur birokrasi yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada hasil,” ujar Wali Kota.

Ramlan juga mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar menjadikan amanah jabatan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan administratif kepada masyarakat.

Upacara pelantikan diakhiri dengan penandatanganan berita acara sumpah jabatan serta ucapan selamat dari jajaran Pemerintah Kota Bukittinggi. Suasana berlangsung khidmat dan penuh semangat pembaruan.

Kebijakan mutasi dan pelantikan ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kota Bukittinggi untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, profesional, dan berbasis kinerja.

Post a Comment

أحدث أقدم