Limapuluh Kota, Integritasmedia.com— Melalui program rumah layak huni pada TMMD/N ke-129 ini, wajah Jorong Buluh Kasok kini perlahan berubah Selama bertahun-tahun, Jorong Buluh Kasok di Kenagarian Sarilamak dikenal sebagai sudut perkampungan yang tenang.
Jorong Buluh Kasok menjadi saksi bagaimana kemanunggalan TNI dan rakyat benar-benar nyata tanpa sekat. Misnawati mengaku sangat tersentuh dengan keramahan sang Dandim yang tidak canggung duduk langsung di lantai kayu bersamanya untuk mendengarkan keluh kesah masyarakat kecil. Di atas lantai kayu sederhana itulah, dialog dari hati ke hati tercipta, menghapus batasan antara pejabat militer dan warga pelosok.
Namun hari itu, suasananya berubah total. Di tengah riuh rendah gotong royong, kebahagiaan menyeruak dari sebuah rumah yang baru selesai dibedah.
Melalui program rumah layak huni pada TMMD/N ke-129 ini, wajah Jorong Buluh Kasok kini perlahan berubah. Rumah Misnawati yang dulunya rapuh kini telah berdiri tegap dengan dinding-dinding yang kuat, siap menghadapi cuaca seburuk apa pun.
Senin (20/7/2026). Dengan suara yang bergetar menahan tangis bahagia, ia mengungkapkan rasa syukur yang teramat dalam atas kehadiran TNI di kampungnya melalui program Tentara Manunggal Membangun Desa/Nagari (TMMD/N) ke-129.
"Saya tidak pernah menyangka bisa punya rumah yang layak dan aman. Selama bertahun-tahun, kalau hujan lebat datang, hanya bisa terjaga semalaman karena takut atap bocor dan air sungai meluap sampai ke dalam rumah," ujar Misnawati.
Bagi Misnawati, kehadiran satgas TMMD/N ke-129 bukan sekadar proyek pembangunan fisik biasa. Kehadiran Letkol Inf Adi Novriadi Nata dan para prajurit TNI dirasakannya sebagai jawaban atas doa-doa panjang yang ia langitkan setiap malam dari gubuk lamanya.
Komandan Kodim 0306/50 Kota sekaligus Dansatgas TMMD, Letkol Inf Adi Novriadi Nata menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat memang difokuskan untuk membantu wilayah yang paling membutuhkan agar kesejahteraan cepat terwujud. Ia menyampaikan bahwa program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) ini merupakan manifesto kemanunggalan TNI, pemerintah, adat, dan masyarakat dalam memanusiakan kehidupan warga di pelosok. Pihaknya ingin memastikan setiap warga, termasuk di sudut terjauh seperti Buluh Kasok, bisa tidur dengan tenang tanpa bayang-bayang ketakutan saat cuaca buruk melanda, ujarnya.
Kepala Jorong Buluh Kasok, Edison dengan penuh rasa syukur, Edison menyatakan bahwa kehadiran program sosial, terutama bedah rumah bagi masyarakatnya, sangat membantu meringankan beban ekonomi warga lokal yang selama ini hidup dalam keterbatasan harian.
Menurutnya, TMMD/N ke-129 bukan sekadar membawa bahan bangunan, melainkan membawa semangat baru dan martabat bagi warganya agar tidak lagi merasa terisolasi atau dilupakan. ( AC Dt )



Posting Komentar